Jumat, 01 April 2011

At The Begining Stranger, At The End (maybe) Stanger Too

Canda tawa terlontar pada awalnya. Tapi apakah kau pernah menyadari jika akan ada sedu tangis akhirnya?
      Ada dua orang yang awalnya tak saling mengenal satu sama lain namun dipertemukan dalam sebuah drama kehidupan. Drama tersebut diawali dengan terjadinya pencemaran nama baik dari seorang kawan lama dari kelas yang terdahulu. Mereka pun saling bertukar cerita. Mulai dari soal pertemanan sampai persoalan keluarga. Seiring dengan berjalannya waktu, mereka pun semakin dekat lalu bersahabat.
      Mereka sering bercanda tawa. Pernah suatu saat salah satu dari mereka berpura-pura marah dengan alasan yang sebenarnya kurang jelas dengan yang lainnya. Namun setelah mengetahui kawannya itu hanya berpura-pura, tak lama kemudian ia memutuskan untuk membalasnya. Dan ia sukses besar. Mereka semakin dekat dan dekat.
      Mereka sering berpergian bersama. Mulai dari hanya sekedar pergi ke mall  sampe ke pesta ulang tahun mereka diundang bersama-sama. Memang sih ada beberapa pesta yang mereka tak diundang bersama-sama. Tapi itu pun tak membuat mereka menjauh.
      Namun suatu hari salah satu dari mereka tak senang dengan bercandaan yang lain. Lalu karena merasa bersalah ia meminta maaf. Dan masalah selesai. Selesai? Salah besar! Siapa bilang masalah selesai? Justru itu awal dari segala masalah.
     Masalah yang dikira sudah selesai itu berlanjut semakin parah karena salah satu dari mereka ada yang terlalu percaya diri dan menganggap perkataan yang lain di twitter itu untuk menyindir dirinya. Meski pada kenyataannya tidak demikian. Percaya diri sekali bukan? Karena terbakar api setan amarah, ia pun mem block twitter kawannya yang dia anggap menyindir dirinya tanpa mengetahui ditujukan kepada siapa perkataan itu. Bodoh sekali tindakannya itu! Sangat bodoh!
      Pada awalnya kawannya itu mengklarifikasi lewat pesan singkat di hand phone beberpa kali, namun karena tidak ada reaksi, bahkan terkesan tak dibaca, maka kawannya ini pun terbawa amarah. Malah kawannya ini berniat mem-block balik twitter anak itu. Tapi ia tak setega kawannya itu. Mulai sejak itu, mereka tak saling bicara. Dan mungkin lebih baik orang yang di-block itu menganggap orang yang mem-blocknya "STRANGER" atau "ORANG ASING".
      Apakah itu akhir dari persahabatan mereka? Mungkin. Tak ada yang tahu.

Rabu, 23 Februari 2011

Fatamorgana

Ketika dunia menjadi fatamorgana
Akankah kau ingat janjimu?
Akankah kau tepati janjimu?
Akankah kau tahu janjimu?
     Ketika semua menjadi fatamorgana
     Apakah sebuah janji memiliki makna?
     Apakah sebuah janji ada secerca harapan?
     Apakah sebuah janji akan ditepati?
Ketika semua dunia menjadi fatamorgana
Pastikah air akan selalu bening?
Pastikah air selalu meneduhkan tanah gersang?
Pastikah air selalu menyegarkan jiwa yang haus?
Semua serba tak menentu


-cipoett-

Makna kehidupan

Kulari ke hutan
Kutemukan yang kucari
Kulari ke pantai
Kuteriakan kata-kata perpisahan

     Apa yang sebenarnya kucari?
     Apa yang sebenarnya kuteriakan?
     Semua serba ambigu
     Membingungkan memang

Mengapa kucari?
Mengapa kuteriakan?
Semua serba ambigu
Tak mampu ku berlari lagi
    
    Aku tahu apa yang kucari
    Aku tahu apa yang kuteriakan
    Itu adalah sebuah makna
    Makna kehidupan yang luas tanpa batas


-cipoett-
    

Introduction

My full name is Esther Karolina. But you can called me Cipoett.
I like simple stuff and hate complicated examination.
I started writing blog since today.

     So this is my blog.
     No offens.
     No protracted.
     I'll write all I want.
     So let it flow like the water.

Have fun with my blog.
Enjoy :)

-Cipoett-