Rabu, 21 Oktober 2015

Congratulation

Saya baru sadar kalo udah lama banget saya ga update blog ini. Terakhir kali saya update blog ini pas saya mau masuk kuliah. Sekarang saya udah mau lulus kuliah (amin). It's mean udah sekitar 3 tahun lebih saya ga update.

Okay sekarang saya akan update.

Bermula dengan pertemuan saya dengan seseorang dan akhirnya saya berkeluh kesah sama dia walau kami sebenarnya tidak pernah kenal dekat. Cuman sekedar tau dan dia juga (mungkin) ga inget saya. Saya liat ternyata dia itu udah di-angaged sama orang dan saya ngerasa bahagia juga liat dia bahagia sekali. Entah kenapa. Saya ngerasa dia itu patut bahagia karena dia orang baik (di luar ke-randoman dan kesarkastikan-nya). Saya mau bilang (ya kali aja orangnya baca) congratulation!! Semoga segala keinginan terkabul terutama keinginan menggapai gelar doktor dan saya tunggu saya menepati janji saya.

Ps: Iya saya emang stalkerin situ :p

Selasa, 05 Juni 2012

Pesona Teluk Jailolo




Teluk Jailolo
Teluk Jailolo tentu saja tak dapat dipisahkan dari Jailolo, ibukota kabupaten Halmahera Barat (HalBar). Kabupaten Halmahera Barat ini diresmikan pada tanggal 25 Februari 2003. HalBar  berdiri sebagai wilayah pemerintahan bersama Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Sula Kepulauan dan Kota Tidore Kepulauan. Semua itu adalah hasil pemekaran dari wilayah Maluku Utara. Oleh karena itu Jailolo identik dengan Maluku.

    

Penemu dari Teluk Jailolo adalah Alfonso D’albuqerque  yang merupakan seorang militer Portugis yang memimpin ekspedisi besar mengarungi Asia dari awal abad ke 16. Beliau adalah seorang yang jenius , sehingga dapat mencium sumber daya tinggi yang dimiliki Maluku, salah satunya rempah-rempah.
Teluk Jailolo tidak hanya memiliki rempah-rempah, melainkan memiliki keindahan lainnya. Salah satunya keindahan bawah laut yang dapat memanjakan para pecinta pemandangan bawah laut.  Salah satu lokasi penyelaman adalah “Tanjung Matui”. Laut di Tanjung Matui berlumpur dan berpasir, namun kondisi tersebut tak mengurangi keindahan bawah laut Tanjung Matui. Dikedalaman lebik kurang dua puluh meter, kita dapat menemui electic lamp, spesies unik yang memiliki daya listrik, dan beragam spesies laut lainnya.

Ritual Bersih Laut
Rumah Adat Sasandu
          Selain itu, Teluk Jailolo juga memiliki ritual yang menarik, salah satunya adalah ritual bersih laut. Dalam ritual ini, masyarakat berdoa dengan diiringi belasan kapal mengitari pulau babua. Keunikan lain pun terasa ketika kita melihat "Rumah Adat Sasadu", rumah adat khas masyarakat Jailolo.  Tempat biasa digunakan untuk upacara acara-acara adat dan acara lain yang dianggap penting ataupun sakral dan pernikahan.           Tarian tradisional yang umum dilakukan adalah Tari Legu Salai dan Tari Sara Dabi-Dabi. Tari Sara Dabi-dabi adalah tarian untuk menyambut kedatangan Sultan atau orang-orang yang tertinggi atau dihormati, seperti bupati atau pejabat daerah. Sedangkan Tari Legu Salai mulai ditampiklan dalam pertengahan acara. Makanan-makanan dalam pesta ini pun disajikan dengan unik, yaitu dalam “Piring Antik”, dimana makanan yang diletakan dalam piring tersebut tidak akan pernah basi.

Sekedar mengingatkan kembali penemuan ini, masyarakat Teluk Jailolo mengadakan festival tahunan, yang dikenal dengan sebutan “Festival Teluk Jailolo”.  Pertama kali Festival Teluk Jailolo diadakan tahun 2009 dan masih berlangsung  hingga saat ini. Festival ini menyajikan pameran rempah dan spice trip. Pameran rempah akan menyuguhi Anda dengan berbagai hasil karya masyarakat sekitar, budayaan dan tentu saja rempah-rempah.  Sedangkan spice trip akan membawa Anda untuk menelusuri perkebunan rempah dan menikmati menjadi petani rempah yang merupakan mata pencaharian masyarakat Jailolo. Festival ini selalu ditutup dengan “Cabaret on The Sea”, merupakan pertunjukan kontemporer yang memadukan antara tarian tradisional, musik tradisional, drama dan koreografi yang berbasis kebudayaan masyarakat Jailolo.

            Kenyataan ini pula yang menyadarkan kita bahwa antusiasme orang asing terhadap Indonesia  masih berlangsung hingga saat ini.Antusiasme tersebut ditunjukkan dalam bentuk dokumentasi atau mempelajari kebudayaan Indonesia,terutama Teluk Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara. Oleh karena itu, sebagai bangsa Indonesia wajiblah kita melestarikan kebudayaan Indonesia.

           
           
           

Selasa, 24 April 2012

Villa Tani

          Villa Tani adalah  Natural Garden Resort yang berada di kawasan Bandung, Jawa Barat. Villa Tani menawarkan suatu konsep beristirahat dan bergembira dengan berkehidupan sebagai petani. Jadi para pengunjung dapat menikmati kehidupan seperti petani. Sungguh menarik bukan? Seluruh kegiatan seperti panen, penanaman, dan pemeliharaan telah diatur. Untuk Anda yang tidak memiliki peralatan pertanian, tak perlu kahwatir. Karena Villa Tani telah menyiapkan peralata pertanian seperti seperangkat pakaian tani, sepatu boot, peralatan bercocok tanam. Dan yang paling menarik bagi saya adalah hasilnya bisa dibawa pulang!! Tapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku pastinya. Yang lebih menari lagi adalah para pengunjung dapat memasak sendiri hasil panennya!! Wow! Menarik sekali bukan? Untuk peralan memasak Anda tak perlu repot-repot membawanya dari rumah karena tempat ini menyediakan peralan memasak tradisional seperti langseng, panci, katel, dll.

Salah satu contoh kebun
       
Hasil panen
         Selain berkebun, di tempat yang berlokasikan di  Jalan Mekarwangi Desa Sariwangi ini, Anda juga dapat beternak. Anda dapat belajar memerah susu sapi, memberi susu anak kambing, sampai dengan memanen telur ayam.


Memerah susu sapi


Memberi susu anak kambing

       Selain kegiatan di atas, Villa Tani juga menyediakan tempat bermain seperti flying fox. Jadi sangat tepat jika Anda membawa keluarga Anda ke tempat ini.

Kamis, 19 Januari 2012

Orang Yang Pernah Ku Cinta

    Teruntuk orang yang pernah ku cinta,

Apa kabarnya kamu? Apakah kamu merindukanku? Apakah kamu sedang memikirkanku saat ini? Dan masih banyak apakah yang ingin ku lontarkan padamu. Ya padamu yang entah kini menganggapku apa. Mungkin kau mengganggapku tak ada, tapi taukah kau bila kau segalanya bagiku? Kau cahaya hidupku, yang akan membuatku hilang arah bila tak bersamamu. Kau sumber inspirasi hidupku, yang akan membuatku tak bersemangat bila tak didekatmu. Kau nafasku yang akan membuatku sesak nafas bahkan kebabisan nafas bila kau menjauh dariku.
        Kuingat saat pertama kau nyatakan cinta padaku. Kuingat halusnya tanganmu ketika membelaiku. Kuingat sentuhan bibirmu saat kau kecup mesra diriku. Kuingat hangatnya dekapanmu. Kuingat bau tubuhmu yang khas itu. Masih kuingat ketika kau menyanyikan sebuah lagu yang kau buat sendiri sambil bermain gitar pada hari valentine.Pada hari itu kau mengajakku berkencan ke sebuah pantai yang indah. Ditempat itu ombak berderu seolah menyambut kedatangan kita berdua. Tampa basa-basi lagi kau mulai memainkan gitarmu. "Jreng" "Jreng" "Jreng" dan kau mulai bernyanyi lagu ciptaanmu itu. Ombak yang tadinya rusuh, langsung terdiam seolah mereka mengerti makna lagu itu. "I give you my heart... This my promise...I will protect you my lady... I don't wanna hurt you... Please always be my lady." Kira-kira itulah penggalan lirik lagu yang kau ciptakan itu. Saat itu kau seolah mengakatku terbang tinggi sekali. Kau nampak begitu serius dengan janjimu dalam lagu ciptaamu itu. Dan aku juga masih ingat ketika kau berusaha setengah mati untuk melindungiku ketika ada lelaki lain berusaha mengusikku. Semua tentangmu masih terekam manis dalam benakku.
Tapi kenangan akan tetap menjadi kenangan. Kenangan indah bersamu. Kenangan yang kini sirna. Sirna karena ulahmu sendiri. Kenangan yang membuatku jatuh cinta seratus kali lebih dalam dari sebelumnya kepadamu. Aku tak mau larut lebih dalam lagi. Aku ingin lepas. Aku tak mau jatuh di cinta yang sama. Kuingat aku pernah berjanji kepada diriku sendiri, bahwa suatu saat nanti ku akan bangkit dari keterpurukan yang pernah kau buat. Dan saat itu pun tiba. Saat dimana seharusnya kau merasa bahagia. Disaat orang-orang ikut larut dalam kebahagian yang seharusnya bersumber darimu. Aku melangkah menghampirimu. Kuucapkan kata-kaya bahagia selayaknya orang-orang mengucapkannya kepadamu. Kau terpaku melihatku. Masih dapat kulihat rona-rona cintamu untukku dari pancaran mata coklat sipitmu itu. Saat kau berusaha membuatku kembali dalam pelukmu, aku malah melepasmu. Kuucapkan kata perpisahan dan kutinggalkan dirimu bersamanya. Diplaminan. Ya diplaminan. Hari ini hari pernikahanmu bukan?  Sekarang ku dapat pergi dengan kepala terangkat dan senyum lebar.

Jumat, 01 April 2011

At The Begining Stranger, At The End (maybe) Stanger Too

Canda tawa terlontar pada awalnya. Tapi apakah kau pernah menyadari jika akan ada sedu tangis akhirnya?
      Ada dua orang yang awalnya tak saling mengenal satu sama lain namun dipertemukan dalam sebuah drama kehidupan. Drama tersebut diawali dengan terjadinya pencemaran nama baik dari seorang kawan lama dari kelas yang terdahulu. Mereka pun saling bertukar cerita. Mulai dari soal pertemanan sampai persoalan keluarga. Seiring dengan berjalannya waktu, mereka pun semakin dekat lalu bersahabat.
      Mereka sering bercanda tawa. Pernah suatu saat salah satu dari mereka berpura-pura marah dengan alasan yang sebenarnya kurang jelas dengan yang lainnya. Namun setelah mengetahui kawannya itu hanya berpura-pura, tak lama kemudian ia memutuskan untuk membalasnya. Dan ia sukses besar. Mereka semakin dekat dan dekat.
      Mereka sering berpergian bersama. Mulai dari hanya sekedar pergi ke mall  sampe ke pesta ulang tahun mereka diundang bersama-sama. Memang sih ada beberapa pesta yang mereka tak diundang bersama-sama. Tapi itu pun tak membuat mereka menjauh.
      Namun suatu hari salah satu dari mereka tak senang dengan bercandaan yang lain. Lalu karena merasa bersalah ia meminta maaf. Dan masalah selesai. Selesai? Salah besar! Siapa bilang masalah selesai? Justru itu awal dari segala masalah.
     Masalah yang dikira sudah selesai itu berlanjut semakin parah karena salah satu dari mereka ada yang terlalu percaya diri dan menganggap perkataan yang lain di twitter itu untuk menyindir dirinya. Meski pada kenyataannya tidak demikian. Percaya diri sekali bukan? Karena terbakar api setan amarah, ia pun mem block twitter kawannya yang dia anggap menyindir dirinya tanpa mengetahui ditujukan kepada siapa perkataan itu. Bodoh sekali tindakannya itu! Sangat bodoh!
      Pada awalnya kawannya itu mengklarifikasi lewat pesan singkat di hand phone beberpa kali, namun karena tidak ada reaksi, bahkan terkesan tak dibaca, maka kawannya ini pun terbawa amarah. Malah kawannya ini berniat mem-block balik twitter anak itu. Tapi ia tak setega kawannya itu. Mulai sejak itu, mereka tak saling bicara. Dan mungkin lebih baik orang yang di-block itu menganggap orang yang mem-blocknya "STRANGER" atau "ORANG ASING".
      Apakah itu akhir dari persahabatan mereka? Mungkin. Tak ada yang tahu.

Rabu, 23 Februari 2011

Fatamorgana

Ketika dunia menjadi fatamorgana
Akankah kau ingat janjimu?
Akankah kau tepati janjimu?
Akankah kau tahu janjimu?
     Ketika semua menjadi fatamorgana
     Apakah sebuah janji memiliki makna?
     Apakah sebuah janji ada secerca harapan?
     Apakah sebuah janji akan ditepati?
Ketika semua dunia menjadi fatamorgana
Pastikah air akan selalu bening?
Pastikah air selalu meneduhkan tanah gersang?
Pastikah air selalu menyegarkan jiwa yang haus?
Semua serba tak menentu


-cipoett-

Makna kehidupan

Kulari ke hutan
Kutemukan yang kucari
Kulari ke pantai
Kuteriakan kata-kata perpisahan

     Apa yang sebenarnya kucari?
     Apa yang sebenarnya kuteriakan?
     Semua serba ambigu
     Membingungkan memang

Mengapa kucari?
Mengapa kuteriakan?
Semua serba ambigu
Tak mampu ku berlari lagi
    
    Aku tahu apa yang kucari
    Aku tahu apa yang kuteriakan
    Itu adalah sebuah makna
    Makna kehidupan yang luas tanpa batas


-cipoett-